Selasa, 25 Maret 2014

TUGAS 2 _BAHASA INDONESIA 2_

TUGAS 2 _BAHASA INDONESIA 2_
Nama : Niken Yuanita
NPM : 15211166
Kelas ; 3EA18
Ø  Berfikir Deduktif
  1. Jelaskan Definisi Silogisme Kategorial, hipotesis dan alternative serta berikan masing-masing contohnya.?
Silogisme :Kegiatan nalar untuk memperoleh konklusi berdasarkan premis-premis.Silogisme disusun dari dua proposisi (pernyataan) dan sebuah konklusi (kesimpulan). Proposisi silogisme terdiri dari dua yaitu mayor (term menjadi predikat) dan minor (termnya menjadi subyek).
Contoh :
Silogisme kategorial, bilamana semua proposisinya merupakan kategorik
P (My) = Semua manusia bernafas menggunakan organ paru-paru
P (Mn) = Bayi adalah manusia
Konklusi (K) = Bayi bernafas menggunakan organ paru-paru
Silogisme  Hipotetik, bilamana argumen premis mayornya berupa proposisi hipotetik, sedangkan premis minornya adalah proposisi katagorik
P (My) = Jika rajin belajar, maka saya akan lulus ujian
P (Mn)= Sekarang saya lulus ujian
Konklusi (K) = Saya telah rajin belajar
(Silogisme hipotetik yang premis minornya mengakui bagian konsekuennya)
Silogisme alternatif, bilamana premis mayornya berupa proposisi alternatif.
P (My) = Irfan Bahdim pemain sepak bola atau bintang iklan.
P (Mn) = Irfan Bahdim pemain sepak bola
Konklusi (K) = Irfan Bahdim bukan bintang iklan

  1. Jelaskan Definisi Entimen dan berikan contohnya?
Entimen adalah penalaran deduksi secara langsung. Dan dapat dikatakan pula silogisme premisnya dihilangkan atau tidak diucapkan karena sudah sama-sama diketahui.
Contoh :
Proses fotosintesis memerlukan sinar matahari
Pada malam hari tidak ada matahari
Pada malam hari tidak mungkin ada proses fotosintesis
Ø  Berfikir Induktif
  1. Jelaskan definisi Generalisasi serta sebutkan 2 jenis generalisasi.?
Generalisasi
Generalisasi adalah pernyataan yang berlaku umum untuk semua atau sebagian besar gejala yang diminati generalisasi mencakup ciri – ciri esensial, bukan rincian. Dalam pengembangan karangan, generalisasi dibuktikan dengan fakta, contoh, data statistik, dan lain-lain.
Contoh generalisasi adalah setelah di adakan peninjauan dan penelitian lebih seksama, ternyata di kawasan bandung terdapat sekurang – kurangnya lima buah obyek wisata. Di kawasan Garu tempat obyek wisata, di kawasan tasikmalaya dan ciamis terdapat sekurang – kurangnya enam buah obyek wisata. Di daerah lain seperti suka bumi, banten, danyang lainnya juga terdapat obyek wisata. Dapat di katakan bahwa daerah jawa baratmemang kaya dengan obyek wisata.
Macam-macam generalisasi:
a. Generalisasi sempurna
Adalah generalisasi dimana seluruh fenomena yang menjadi dasar penimpulan diselidiki. Generalisasi macam ini memberikan kesimpilan amat kuat dan tidak dapat diserang. Tetapi tetap saja yang belum diselidiki.
b. Generalisasi tidak sempurna
Adalah generalisasi berdasarkan sebagian fenomena untuk mendapatkan kesimpulan yang berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diselidiki.
  1. Jelaskan definisi analogi
Definisi Analogi
Paragraf analogi adalah penalaran dengan cara membandingkan dua hal yang banyak menandung persamaan. Dengan kesamaan tersebut dapatlah ditarik kesimpulannya. Paragraf analogi ini merupakan bagian paragraf induktif.
Analogi induktif yaitu proses dari penalaran dari satu fenomena menuju fenomena lain yang sejenis kemudian disimpulkan bahwa apa yang terjadi pada fenomena yang pertama akan terjadi juga pada fenomena yang lain. Demikian pengertian analogi jika kita hendak memformulasikan dalam suatu batasan. (Drs. H. Mundiri, Logika, 1994, hal-157)
  1. Berikan contoh paragraph sebab-akibat, akibat-sebab.?
Paragraf sebab akibat
Contoh :
Budi adalah anak yang baik. Ia suka membantu orang tua kapanpun. Kebiasaan menabung,belajar, dan suka menolong sudah ia lakukan sejak masih kecil. Sekarang di sudah tumbuh menjadi seorang pemuda yang siap menjalani hidup. Akibat kebiasaan lamanya ia sudah siap menghadapi berbagai masalah yang datang silih berganti.
Paragraf Akibat Sebab
Contoh :
Dalam rangka menjaga dan melindungi kelestarian hutan pemerintah mengadakan razia. Pemerintah menangkap para pembalak atau penebang pohon. Masyarakat sangat senang dengan adanya kegiatan tersebut. Kini hutan tidak akan gundul lagi dan berkurangnya pembalakan atau penebangan pohon. Akhirnya kegiatan tersebut membuahkan hasil bagi masyarakat.
Sumber data :


Senin, 10 Maret 2014

Tugas Sofskill

Nama ; Niken Yuanita S.
Kelas : 3EA18
NPM ; 15211166
1.1    PENGERTIAN PENALARAN
  Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (observasi empiric) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian.berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan berbentuk proposisi-proposisi yang sejenis,berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar,orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui.proses inilah yang disebut menalar.
Berdasarkan Buku Gorys Keraf “Argumentasi dan Narasi”
Penalaran (proposisi, reasoning, jalan pikiran) adalah suatu proses berpikir yang berusaha menghubung-hubungkan fakta-fakta atau evidensi-evidensi yang diketahui menuju suatu kesimpulan.
1.2    PENGERTIAN PROPORSISI
      Proposisi ialah kalimat logika yang merupakan pernyataan tentang hubungan antara dua atau beberapa hal yang dapat dinilai benar atau salah. Dengan kata lain, Proporsisi sebagai pernyataan yang didalamnya manusia mengakui atau mengingkari sesuatu tentang sesuatu yang lain.
Proposisi adalah pernyataan tentang hubungan yang terdapat di antara subjek dan predikat. Dengan kata lain, proposisi adalah pernyataan yang lengkap dalam bentuk subjek-predikat atau term-term yang membentuk kalimat. Kaliimat Tanya,kalimat perintah, kalimat harapan , dan kalimat inversi tidak dapa disebut proposisi . Hanya kalimat berita yang netral yang dapat disebut proposisi. Tetapi kalimat-kalimat itu dapat dijadikan proposisi apabila diubah bentuknya menjadi kalimat berita yang netral.
1.3  INFERENSI DAN IMPLIKASI
Metode inferensi adalah mekanisme berfikir dan pola-pola penalaran yang digunakan oleh sistem untuk mencapai suatu kesimpulan. Metode ini akan menganalisa masalah tertentu dan selanjutnya akan mencari  jawaban atau kesimpulan yang terbaik. Penalaran dimulai dengan mencocokan kaidah-kaidah dalam basis pengetahuan dengan fakta-fakta yang ada dalam basis data.
Ada dua metode inferensi yang dapat digunakan, yaitu:
Forward chaining merupakan metode inferensi yang melakukan penalaran dari suatu masalah kepada solusinya. Jika klausa premis sesuai dengan situasi (bernilai TRUE), maka proses akan menyatakan konklusi. Forward chaining adalah data-driven karena inferensi dimulai dengan informasi yang tersedia dan baru konklusi diperoleh. Jika suatu aplikasi menghasilkan tree yang lebar dan tidak dalam, maka gunakan forward chaining.
Fakta dapat ditulis :
1.       p → q
2.       r  v s
3.       r → t
4.       ~q
5.       u → v
6.       s → p
Inferensi yang dapat dilakukan
·          1.        p → q                                               3. r  v  s
·               ___~q                                                     __~s
·              ~p                                                            r
·         2.       s → p                                                 4. r → t
·              __~p                                                        r___

Kesimpulan : Kacamata ada di meja tamu
Implikasi adalah pernyataan majemuk yg menggunakan kata hubung “jika…maka…”disebut implikasi,  pernyataan bersyarat, kondisional atau hypothesical notasi.
Cara menguji data, fakta dan autoritas
Cara menguji data
Data dan informasi yang digunakan dalam penalaran harus merupakan fakta. Oleh karena itu perlu diadakan pengujian melalui cara-cara tertentu sehingga bahan-bahan yang merupakan fakta itu siap digunakan sebagai evidensi. Dibawah ini beberapa cara yang dapat digunakan untuk pengujian tersebut.
1. Observasi
2. Kesaksian
3. Autoritas

1.4  WUJUD EFIDENSI
Wujud Evidensi merupakan semua fakta yang ada, semua kesaksian, semua informasi, atau autoritas yang dihubungkan untuk membuktikan suatu kebenaran. Fakta dalam kedudukan sebagai evidensi tidak boleh digabung dengan apa yang dikenal sebagai pernyataan atau penegasan. Dalam wujud yang paling rendah evidensi itu berbentuk data atau informasi. Yang dimaksud dengan data atau informasi adalah bahan keterangan yang diperoleh dari suatu sumber tertentu.

1.5  CARA MENGUJI DATA
  Cara menguji data
Data dan informasi yang digunakan dalam penalaran harus merupakan fakta. Oleh karena itu perlu diadakan pengujian melalui cara-cara tertentu sehingga bahan-bahan yang merupakan fakta itu siap digunakan sebagai evidensi. Dibawah ini beberapa cara yang dapat digunakan untuk pengujian tersebut.
1. Observasi
2. Kesaksian
3. Autoritas

1.6  CARA MENGUJI FAKTA
Cara menguji fakta
Untuk menetapkan apakah data atau informasi yang kita peroleh itu merupakan fakta, maka harus diadakan penilaian. Penilaian tersebut baru merupakan penilaian tingkat pertama untuk mendapatkan keyakitan bahwa semua bahan itu adalah fakta, sesudah itu pengarang atau penulis harus mengadakan penilaian tingkat kedua yaitu dari semua fakta tersebut dapat digunakan sehingga benar-benar memperkuat kesimpulan yang akan diambil.
1. Konsistensi
2. Koherensi
 
1.7  CARA MENILAI OTOMATIS
 Cara menguji autoritas
Seorang penulis yang objektif selalu menghidari semua desas-desus atau kesaksian dari tangan kedua. Penulis yang baik akan membedakan pula apa yang hanya merupakan pendapat saja atau pendapat yang sungguh-sungguh didasarkan atas penelitian atau data eksperimental.
1. Tidak mengandung prasangka
2. Pengalaman dan pendidikan autoritas
3. Kemashuran dan prestise
4. Koherensi dengan kemajuan


http://lordzhu.blogspot.com/2013/03/penalaran.html

Selasa, 22 Oktober 2013

PENELITIAN RISOLES ISI MAYONES

PENELITIAN RISOLES ISI MAYONES




Ketua              : M. Najib                   ( 14211582 )
Sekertaris       : Venezia Amanda     ( 17211254 )
Bendahara     : Olivia Ronitasari     ( 15211464 )
Anggota          : 1. Catur Putri         ( 11211595 )
                          2. Eka Meyzurah     (12211345 )
                          3. Linda Saraswati  ( 14211110 )
                          4. Niken Yuanita     ( 15211166 )
                          5. Rohmanto            ( 16211424 )
Kelas               : 3EA18         

UNIVERSITAS GUNADARMA
2013
KATA PENGANTAR

            Puji syukur kehadirat Allah SWT. yang telah memberikan rahmat serta hidayahNya sehingga dapat menyelesaikan tugas bahasa Indonesia ini dengan baik.
Adapun judul yang dipilih dalam penelitian adalah “ RISOLES ISI MAYONES “

Dalam kesempatan kali ini penulis mengcapkan terimakasih kepada :
1.      Dosen sofskill  mata kuliah PERILAKU KONSUMEN, M.SYAHWILDAN
2.      Orang tua kami yang telah memberi dukungan kepada kami dalam menyelesaikan penelitian ini.
3.      Responden yang telah memberikan pendapatnya untuk hasil penelitian kami.
4.      Semua teman yang telah memberi dukungan kepada kami dalam menyelesaikan karya tulis ilmiah ini.
Makalah ini disusun untuk memenuhi mata kuliah Perilaku Konsumen .Kami menyadari makalah  ini masih jauh dari kesempurnaan meskipun demikian semoga makalah  ini dapat memberikan manfaat.









i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR............................................................................i
DAFTAR ISI....................................     .................................................ii
BAB I PENDAHULUAN.......................................................................1
1.1              Latar Belakang....................... ................................................................1
1.2              Rumusan Masalah...................................................................................1
1.3              Tujuan pembahasan.............. .................................................................2
Bab II PEMBAHASAN.........................................................................2
Bab III PENUTUP.................................................................................5
3.1 Kesimpulan.......................................................................................5
DAFTAR PUSTAKA...........   ............................................................iii


BAB I PENDAHULUAN
BAB 1.1 LATAR BELAKANG
Usaha makanan merupakan jenis usaha yang berkelanjutan, dimana usaha ini dapat dinikmati semua orang, hampir semua usaha yang banyak digeluti masyarakat Indonesia adalah usaha dibidang kuliner. Kini aneka makanan banyak di temukan di setiap tempat dari tempat yang mewah hinga tempat sederhana. Seperti halnya makanan ringan yang menjadi favorit para remaja dan para mahasiswa
“Risoles isi mayones” merupakan industry  rumahan, dimana hanya memproduksi dalam jumlah yang tidak terlalu banyak.  “Risol isi mayones” adalah jenis gorengan risol yang memiliki  ‘improvisasi rasa yang khas’ pada bagian isinya sebagai penambah selera. Apa itu??? Ya,“ Risol isi mayones” yang berukuran tidak biasa alias berukuran JUMBO ini menambahkan potongan daging ayam, otak-otak,saus peda serta potongan sayuran fresh dan dikemas dengan kemasan  yang menarik sehingga semakin menambah selera para konsumennya. Dengan mengembangkan inovasi dan kreasi baru tersebut, diharapkan mampu mengatasi persaingan pasar dan dapat dinikmati oleh masyarakat luas.

BAB 1.2 RUMUSAN MASALAH
1.      Produk apa yang di hasilkan ?
2.      Gambaran Pasar ?
3.      Apa itu risoles ?
4.      Bahan untuk isian risoles ?
5.      Bahan untuk kulit risoles ?
6.      Bahan pelengkap ?
7.      Cara membuat isian risoles ?
8.      Cara membuat kulit risoles ?
9.      Cara membuat risoles?

BAB 1.3          TUJUAN PEMBAHASAN
            Tujuan dai pembahasan Penelitian Risoles Isi Mayones adalah untuk meneyelesaikan Tugas yang di berikan dosen

BAB II PEMBAHASAN
Produk apa yang di hasilkan
 Usaha bidang kuliner menjadi favorit para pengusaha, mudah dan hanya membutuhkan modal yang tidak terlalu banyak. kami berusaha menyajikan tampilan dan rasa yang berbeda dari sajian aneka gorengan, yang kami beri nama “Risol Isi Mayones”. Selain mengenyangkan, kami juga berusaha menyajikan “jajanan” sehat yang berbeda dari yanglain.
Pesaing-pesaing dari makanan atau jajanan yang sejenis memang cukup banyak di pasaran. Untuk itulah dibutuhkan keunikan tersendiri dari produk yang ditawarkan agar memiliki ciri khas yang mudah di ingat oleh konsumen itu sendiri. Harga yang ditetapkan juga sangat terjangkau yaitu hanya Rp.3500 saja. 
 Gambaran Pasar
       Usaha kuliner ini mempunyai prospek yang cukup baik ke depannya karena belum adanya usaha yang sama yang dijalankan di lingkungan sekitar kampus GUNADARMA, sehingga kami mempunyai kesempatan yang lebih banyak untuk menarik konsumen, mulai dari kalangan mahasiswa hingga anak-anak di sekitar lingkungan kampus. Selain itu ”Risol Isi Mayones ” ini sangat bisa digunakan sebagai pengganjal lapar dengan harganya yang terjangkau bagi kalangan mahasiswa.

Pengertian Risol
Risoles adalah sejenis makanan cemilan atau jajanan khas dari daerah Jakarta, Indonesia. Risoles dalam bahasa Belanda disebut rissole, yaitu pastri yang berisi daging cincang serta sayur-sayuran yang digulung dadar yang kemudian diberi lapisan tepung panir lalu digoreng hingga kecoklatan. Isi dalam risoles bisa berupa potongan daging sapi cincang, daging ayam, daging ikan atupun udang, serta sayur-sayuran seperti kentang, wortel maupun jamur kancing. Untuk kulit dadar pada risoles dapat dibuat dari bahan-bahan seperti tepung terigu, mentega, kuning telur serta air susu.
Ada 2 jenis risoles yang sangat dikenal di Indonesia, yang pertama risoles dengan isian sayuran lalu dicampur dengan daging cincang, dan yang kedua risoles dengan isian ragout atau potongan-potongan wortel, kentang dan sayuran lainnya

Bahan untuk isian risoles :
1. 2 buah wortel (bersihkan kemudian potong dadu kecil).
2. 2 buah kentang (bersihkan kemudian potong dadu kecil).
3. 300 gram suwiran daging ayam goreng.
4. 2 butir telur.
5. 4 siung bawang merah (cacah halus).
6. 4 siung bawang putih (cacah halus).
7. 1 cangkir susu cair.
8. 1 cangkir air matang.
9. ½ cangkir terigu (larutkan dalam air secukupnya).
10. Garam secukupnya.
11. Gula pasir secukupnya.
12. ½ sdt merica bubuk.
13. 3 sdm margarine (untuk menumis).

Bahan untuk kulit risoles :

1. 500 gram tepung terigu.
2. 5 butir telur ayam.
3. 1 liter air susu.
4. 1 sdm garam.
5. 8 sdm minyak goreng.
6. 1 sdm minyak goreng (untuk olesan ketika membuat kulit dadar).

Bahan pelengkap :

1. 300 gram tepung panir.
2. 1 butir telur.

Cara membuat isian risoles :
Mula-mula siapkan wajan kemudian panaskan margarine. Tumis bawang bawang merah dan bawang putih hingga harum kemudian masukkan larutan tepung terigu lalu aduk secara merata.
Selanjutnya tuangkan 1 cangkir air masak kemudian masukkan juga wortel, kentang, suwiran daging ayam dan telur lalu aduk merata. Masak hingga wortel dan kentang matang.
Setelah wortel dan kentang matang, tambahkan garam, gula pasir serta merica kemudian tuangkan pula secara perlahan 1 cangkir susu cair lalu aduk secara perlahan dan masak kembali hingga semua bahan benar-benar matang.
Cara membuat kulit risoles :
Pertama aduk menggunakan mixer 5 butir telur ayam beserta garam, kemudian masukkan susu cair secara perlahan sambil adonan diaduk secara merata. Tambahkan 500 gram tepung terigu sambil diaduk menggunakan tangan hingga adonan licin kemudian tambahkan pula 8 sendok minyak goreng lalu aduk kembali hingga rata.

4
Selanjutnya, siapkan wajan lalu olesi dengan minyak goreng. Setelah itu bentuk lembaran-lembaran kulit dadar tipis dari adonan tadi diatas wajan. Lakukan untuk semua adonan hingga adonan habis.
Cara membuat :
Pertama, ambil 1 lembar kulit dadar kemudian isi secukupnya dengan isian risoles tadi lalu gulung risoles, selanjutnya rekatkan kulit dadar dengan putih telur. Lakukan hingga semua kulit dadar dan isian risoles habis.
Selanjutnya, kocok 1 butir telur ayam lalu celupkan risoles kedalam kocokan telur kemudian taburi dengan tepung panir yang telah disiapkan sebelumnya. Setelah itu, diamkan risoles kira-kira setengah jam sebelum risoles digoreng.
Setelah 30 menit, goreng semua risoles hingga risoles berwarna keemasan kemudian aangkat dantiriskan. Sajikan risoles diatas piring saji.  

BAB III PENUTUP
3.1 KESIMPULAN
Gorengan bukan merupakan kuliner yang asing lagi bagi masyarakat Indonesia, karena rasa yang enak dan harga yang sangat terjangkau membuat banyak orang yang menyukai makanan yang berbahan dasar tepung dan kombinasi sayur- sayuran ini . Mulai dari anak-anak sampai orang dewasa menyukai makanan yang satu ini.
              Target pasar dari  “Risol Isi Mayones” ini adalah remaja khususnya mahasiswa yang mempunyai aktivitas yang padat, karena aktivitasnya yang padat.
Hadir sebagai salah satu pilihan makanan yang sangat praktis, dan sangat cocok jadi makanan mahasiswa yang sangat sibuk dan tidak bisa meluangkan waktu untuk makan di rumah makan dan bisa sebagai alternatif pengganjal perut…

DAFTAR PUSTAKA


















iii

Senin, 15 April 2013

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN(SOFTSKILL)


HAK ASASI MANUSIA
2EA18

DISUSUN OLEH
1. MELA SUKMAWATI (14211405)
2. MERINA SEPTIANI TYAGITA (18211344)
3. MOHAMMAD NAJIB (14211582)
4. MUHAMAD IKBAL (14211671)
5. M.IZUDDIN AL QOSSA (14211886)
6. NADYA OKTAVIANI (15211079)
7. NIKEN YUANITA S (15211166)
8. NINA SURYANI (15211177)
9. NOVITA DIANSARI (15211250)
10. OLIVIA RONITASARI (15211464)
11. PATRY UTAMA (15211517)
12. PRASTYO ADI KURNIAWAN (15211560)

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmatnya kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan tepat waktu.

Makalah ini berisikan tentang contoh kasus pelanggaran HAM dengan tema “HAK ASASI MANUSIA”. Diharapkan Makalah ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca. Kami menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini. Kurang lebihnya kami mohon maaf.
Akhir kata, kami sampaikan terima kasih dan Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi segala usaha kita. Amin.

Bekasi, 29 MARET 2013
i
DAFTAR ISI
Kata Pengantar -------------------------------------- i
Daftar Isi -------------------------------------- ii
Bab 1 Pendahuluan --------------------------------------- 1 - 2
Bab 2 Permasalahan --------------------------------------- 3
Bab 3 Pembahasan --------------------------------------- 4 - 9
Bab 4 Kesimpulan & Saran --------------------------------------- 10
Daftar Pustaka
ii

Bab 1 Pendahuluan
Latar Belakang
Dewasa ini penegakan HAM di Indonesia seperti kuarang terlaksana dengan baik karena kurangnya kepedulian masyarakat sekitar tentang hak dan kewajiban seseorang dan trelebih pula orang yang memeiliki kekuasaan seperti acuh tak acuh serta belum lagi hukum di negara ini yang dengan mudah bisa dibeli. Jadi dengan keadaan seperti ini apa rakyat bisa merasa aman dan kesejahteraan rakyat terjamin. Memang semua kesalahan tidak lepas dari individu sendiri. Kurang adanya peyaluran pentingnya HAM juga merupakan salah satu sebab terjadinya adanya pelanggaran HAM.
HAM sendiri itu jika kita pahami mengandung arti yang besar. Kebebasan dasar dan hak-hak dasar itulah yang disebut Hak Asasi Manusia yang secara kodratnya melekat pada diri manusia sejak manusia dalam kandungan yang membuat manusia sadar akan jatidirinya dan membuat manusia hidup bahagia. Setiap manusia dalam kenyataannyalahir dan hidup di masyarakat. Dalam perkembangan sejarah tampak bahwa Hak Asasi Manusia memperoleh maknanya dan berkembang setelah kehidupan masyarakat makin berkembang khususnya setelah terbentuk Negara. Kenyataan tersebut mengakibatkan munculnya kesadaran akan perlunya Hak Asasi Manusia dipertahankan terhadap bahaya-bahaya yng timbul akibat adanya Negara, apabila memang pengembangan diri dan kebahagiaan manusia menjadi tujuan.
Dalam memahami hak asasi manusia kita perlu memahami tentang penting tolong-menolong , toleransi , peduli sesama , dan sikap kekeluargaan. Dengan begitu baru akan terbentuk kehidupan
1
bermasyarakat yang harmonis , aman , dan tertib.
Dalam mewujudkan hidup yang harmonis bukan hanya 1 atau 2 orang saja yang perlu berperan namun seluruh masyarakat negara ini hendaknya perlu ikut serta dalam menciptakan apa yang menjadi cita – cita bangsa.
Pelanggaran HAM yang terjadi saat ini sudah bisa dikatakan sungguh mengiris hati orang dibutakan dengan duit , yang kaya yang berkuasa , yang berkuasa yang menang lalu rakyat kecil hanya bisa pasrah dan TERTINDAS oleh semua kemunafikan negara ini.semua orang hanya mementingan diri sendiri tanpa melihat apa dampak yang ia lakukan. Pelanggaran tentang HAM bukan pekara yang bisa dianggep mudah karena ini menyangkut tentang ketenangan hidup seseorang yang dalm pasal pun sudah diatur namun tidak berjalan dengan baik. Jika di negara ini pelanggaran HAM dianggap biasa saja jadi dimana harga diri bangsa ini dimana moral dan peri kemanusiaan bangsa ini , dimana pancasila sebgai pandangan dan pedoma hidup , dimana hukum yang berlaku. HAM yang pada dasar dibawa sejak lahir dan tidak dapat diganggu gugat , sebaiknya dihargai dan dijungjung dengan baik dengan begitu akan tercipta kenyamaan dan ketenangan dalam diri individu.
Tujuan Pembahasan
Dari uraian diatas semoga apa yang menjdai kendala belum tegaknya hukum khususnya permasalahan tentang HAM dapat teratasi , dan dengan makalah ini dapat memberikan kita pembelajaran agar lebih peduli akan sesama bukan mementingan keegoisan sendiri.
2
Bab 2 Permasalahan
1. Apakah pengertian HAM ?
2. Apa yang menjadi landasan hukum HAM di Indonesia ?
3. Apa saja macam – macam HAM ?
4. Apa saja contoh dari pelanggaran HAM ?
5. Bagaimana ciri – ciri HAM ? ( kesimpulan )
6. Mengapa pelanggaran HAM itu bisa terjadi ? ( kesimpulan )
3


Bab 3 Pembahsan
1. Pengertian HAM
• Menurut UU No 39/1999, HAM adalah seperangkat hak yang melekat pada manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi dan dilindungi oleh Negara, hukum, pemerintah dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia.
• Menurut pendapat Jan Materson (dari komisi HAM PBB), dalam Teaching Human Rights, United Nations sebagaimana dikutip Baharuddin Lopa menegaskan bahwa HAM adalah hak-hak yang melekat pada setiap manusia, yang tanpanya manusia mustahil dapat hidup sebagai manusia.
• Prof. Dr. Dardji darmodiharjo, sh ,HAM adalah hak-hak dasar / pokok yang dibawa manusia sejak lahir sebagai anugerah
tuhan yang maha esa.
• Prof. Mr. Kuntjono Purbo pranoto , HAM adalah hak yang dimiliki manusia menurut kodratnya yang tidak dipisahkan hakikatnya.
• Koentjoro Poerbapranoto ( 1976 ), Hak Asasi adalah hak-hak yang dimiliki manusia menurut kodratnya yang tidak dapat dipisahkan dari hakikatnya sehingga sifatnya suci.
2. Landasan Hukum Hak Asasi Manusia di Indonesia
Pengakuan, jaminan, dan perlindungan Hak Asasi Manusia tersebut diatur dalam beberapa peraturan perundangan berikut:
A. Pancasila
4
a) Pengakuan harkat dan martabat manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
b) Pengakuan bahwa kita sederajat dalam mengemban kewajiban dan memiliki hak yang sama serta menghormati sesamam manusia tanpa membedakan keturunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan social, warna kulit, suku dan bangsa.
c) Mengemban sikap saling mencintai sesamam manusia, sikap tenggang rasa, dan sikap tida sewenang-wenang terhadap orang lain.
d) Selalu bekerja sama, hormat menghormati dan selalu berusaha menolong sesame.
e) Mengemban sikap berani membela kebenaran dan keadilan serta sikap adil dan jujur.
f) Menyadari bahwa manusia sama derajatnya sehingga manusia Indonesia merasa dirinya bagian dari seluruh umat manusia.
B. Dalam Pembukaan UUD 1945
Menyatakan bahwa “ kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa, dan oleh karena itu penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan pri kemanusiaan dan pri keadilan”. Ini adalah suatu pernyataan universal karena semua bangsa ingin merdeka. Bahkan, didalm bangsa yang merdeka, juga ada rakyat yang ingin merdeka, yakni bebas dari penindasan oleh penguasa, kelompok atau manusia lainnya.
C. Dalam Batang Tubuh UUD 1945
a) Persamaan kedudukan warga Negara dalam hokum dan pemerintahan (pasal 27 ayat 1)
b) Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak (pasal 27 ayat 2)
c) Kemerdekaan berserikat dan berkumpul (pasal 28)
d) Hak mengeluarkan pikiran dengan lisan atau tulisan (pasal 28)
5
e) Kebebasan memeluk agama dan beribadat sesuai dengan agama dan kepercayaanya itu (pasal 29 ayat 2)
f) hak memperoleh pendidikan dan pengajaran (pasal 31 ayat 1)
g) BAB XA pasal 28 a s.d 28 j tentang Hak Asasi Manusia
D. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia
a) Bahwa setiap hak asasi seseorang menimbulkan kewajiban dasar dan tanggung jawab untuk menghormati HAM orang lain secara timbale balik.
b) Dalm menjalankan hak dan kebebasannya, setiap orangbwajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan oleh UU.
E. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia
Untuk ikut serta memelihara perdamaian dunia dan menjamin pelaksanaan HAM serta member I perlindungan, kepastian, keadilan, dan perasaan aman kepada masyarakat, perlu segera dibentuk suatu pengadilan HAM untuk menyelesaikan pelanggaran HAM yan berat.
F. Hukum Internasional tentang HAM yang telah Diratifikasi Negara RI
a) Undang- undang republic Indonesia No 5 Tahun 1998 tentang pengesahan (Konvensi menentang penyiksaan dan perlakuan atau penghukuman lain yang kejam, ridak manusiawi, atau merendahkan martabat orang lain.)
b) Undang-undang Nomor 8 tahun 1984 tentang pengesahan Konvensi Mengenai Penghapusan segala Bentuk Diskriminasi terhadap Wanita.
c) Deklarasi sedunia tentang Hak Asasi Manusia Tahun 1948 (Declaration Universal of Human Rights).
6
3. Macam-Macam Hak Asasi Manusia
a) Hak asasi pribadi / personal Right
• Hak kebebasan untuk bergerak, bepergian dan berpindah-pndah tempat ,Hak kebebasan mengeluarkan atau menyatakan pendapat , Hak kebebasan memilih dan aktif di organisasi atau perkumpulan ,Hak kebebasan untuk memilih, memeluk, dan menjalankan agama dan kepercayaan yang diyakini masing-masing
b) Hak asasi politik / Political Right
• Hak untuk memilih dan dipilih dalam suatu pemilihan ,Hak ikut serta dalam kegiatan pemerintahan ,Hak membuat dan mendirikan parpol / partai politik dan organisasi politik lainnya ,Hak untuk membuat dan mengajukan suatu usulan petisi
c) Hak azasi hukum / Legal Equality Right
• Hak mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan , Hak untuk menjadi pegawai negeri sipil / pns ,Hak mendapat layanan dan perlindungan hokum
d) Hak azasi Ekonomi / Property Rigths
• Hak kebebasan melakukan kegiatan jual beli , Hak kebebasan mengadakan perjanjian kontrak , Hak kebebasan menyelenggarakan sewa-menyewa, hutang-piutang, dll. Hak kebebasan untuk memiliki susuatu , Hak memiliki dan mendapatkan pekerjaan yang layak
e) Hak Asasi Peradilan / Procedural Rights
• Hak mendapat pembelaan hukum di pengadilan , Hak persamaan atas perlakuan penggeledahan, penangkapan, penahanan dan penyelidikan di mata hukum.
7
f) Hak asasi sosial budaya / Social Culture Right
• Hak menentukan, memilih dan mendapatkan pendidikan , Hak mendapatkan pengajaran , Hak untuk mengembangkan budaya yang sesuai dengan bakat dan minat
CONTOH KASUS PELANGGARAN HAM
1. Tragedi trisakti ,Tragedi Trisakti adalah peristiwa penembakan, pada 12 Mei 1998, terhadap mahasiswa pada saat demonstrasi menuntut Soeharto turun dari jabatannya. Kejadian ini menewaskan empat mahasiswa Universitas Trisakti di Jakarta, Indonesia serta puluhan lainnya luka. Mereka yang tewas adalah Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan, dan Hendriawan Sie. Mereka tewas tertembak di dalam kampus, terkena peluru tajam di tempat-tempat vital seperti kepala, leher, dan dada.
2. Email Berujung Bui ,Kasus yang menimpah Prita Mulyasari cukup menarik.. Kasus ini bermula dari kejadian ” Curhat ” dan bersifat pribadi dari korban ( pasien ) di RS Omni Internasional atas dampak pengobatan yang mengakibatkan korban mengalami luka tambahan. Curhat tersebut dia ungkapkan kepada sahabatnya via email. Artinya si Prita dapat disebut sebagai pihak ” Konsumen ” dari penyedia jasa layanan usaha RS Omni tersebut. Sebagai konsumen Prita punya hak menyampaikan unek-unek ketidakpuasannya terhadap pelayanan penyedia jasa dan itupun dilindungi Undang – Undang nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Penegakan hukum terhadap Prita jelas-jelas melanggar HAM, Polres dan Kajari Tangerang dapat dituntut balik beserta Rumah sakitnya, demi nama baik dan kerugian yang di tanggung korban.
8
3. BUAH KAKAO , Kasus nenek Minah asal Banyumas yang divonis 1,5 bulan kurungan dengan masa percobaan 3 bulan akibat mencuri tiga buah kakao.Ironi hukum di Indonesia ini berawal saat Minah sedang memanen kedelai di lahan garapannya di Dusun Sidoarjo, Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah, pada 2 Agustus lalu.. Ketika sedang asik memanen kedelai Setelah dipetik, 3 buah kakao itu tidak disembunyikan melainkan digeletakkan begitu saja di bawah pohon kakao. Dan tak lama berselang, lewat seorang mandor perkebunan kakao PT RSA. Dengan polos, Minah mengaku hal itu perbuatannya..1minggu kemudian dia mendapat panggilan pemeriksaan dari polisi. Proses hukum terus berlanjut sampai akhirnya dia harus duduk sebagai seorang terdakwa kasus pencuri di Pengadilan Negeri (PN) Purwokerto.
4. Pembebasan Adelin Lis pelanggaran hak asasi manusia internasiona
Y ang merupakan tersangka kasus pembalakan liar yang banyak terjadi di Indonesia. Menteri Hukum dan HAM menegaskan, “ Bahwa bebasnya Adelin Lis dari lembaga permasyarakatan tersebut beberapa waktu yang lalu tlah di atur oleh petugas lembaga permasyarakatan yang bekerja di tempat Adelin Lis di tahan. Berikut adalah penuturan dari petugas penjaga lembaga permasyarakatan yang membantu bebasnya Adelin Lis, “ saya membantu Adelin Lis karna dia akan memberikan uang bila saya dapat mengatur surat pembebasan dirinya”. dari penuturan tersebut kenyataannya adalah aparat keamanan di Indonesia masih kalah dengan sistem kolusi yang sering digunakan oleh para peabat yang faktanya bersalah. Disamping itu, penjaga lembaga pemasyarakatan yang terkait dengan pembebasan Adelin Lis sekarang ini tlah dinyatakan sebagai tersangka..Tidak lama setelah Adelin bebas, aparat kepolisian berhasil kembali menangkap Adelin.
9
Bab 4 KESIMPULAN DAN SARAN
Pengertian HAM pada umunya adalah hak dasar yang dimiliki oleh seseorang sejak lahir sebagai anugerah dari tuhan YME. Setiap orang memilki hak dalam menjalankan kehidupan dan apa yang dikendekainya selama tidak melanggar norma juga tata nilai di masyarakat. Hak asasi ini wajib untuk dihormati,dijungjung tinggi serta dilindungi oleh negara,hukum dan pemerintah juga orang sebagai harkat dan martabat yang sama antara satu orang dengan lainnya yang benar – benar wajib dilindungi. Banyak orang yang memperjuangkan hak asasi pribadinya dan mengabaikan hak asasi orang lain dan hal yang demikian lah yang membuat terjadinya pelanggaran akan HAM.
CIRI – CIRI Hak Asasi Manusia : HAM merupakan sesuatu yang otomatis telah ada pada diri manusia tanpa harus membeli, meminta ataupun hasil variasi dari orang lain karena HAM mutlak ada pada diri manusia sejak lahir sebagai anugerah dari tuhan YME. , HAM berlaku untuk siapa saja tanpa memandang jenis kelamin,ras,suku,agama,status sosial,asal usul/daerah kelahiran,warna kulit,etni,pandangan politik ataupun budaya yang dianutnya. , Hak asasi tidak bisa dan tidak boleh dilanggar.
Dari artikel/ makalah tentang pembahasan HAM , bahwa secara garis besar HAM masih sangat tidak dipedulikan. Dan khususnya indonesia sungguh miris karna dengan uang HAM juga bisa diperjual belikan sama dengan hukum yang ada di indonesia ini, dengan demikian kita tau MORAL bangsa ini sangat lah buruk. seharusnya orang tinggi di negara ini bertugas menjamin hidup rakyat kecil bukan MENINDAS dengan kekuasaan yang dimiliki.
10